Berbagai Model Keamanan pada Wireless LAN




 

 

  1. WEP ( Wired Equivalent Privacy )



            
           WEP adalah suatu standar pengamanan yang dibuat untuk Jaringan Wireless dan diterima sebagai standar keamanan Wi-Fi pada September 1999.

WEP seharusnya menawarkan tingkat keamanan yang sama dengan jaringan kabel, namun ada banyak masalah keamanan terkenal di WEP, yang mana mudah sekali untuk ditembus dan sulitnya konfigurasi.

Terlepas dari semua pekerjaan yang telah dilakukan untuk meningkatkan sistem WEP itu masih merupakan solusi yang sangat rentan. Sistem yang mengandalkan protokol ini harus ditingkatkan atau diganti jika peningkatan keamanan tidak dimungkinkan. WEP secara resmi ditinggalkan oleh Wi-Fi Alliance pada tahun 2004.
      
  

   2. WPA ( Wi-Fi Protected Access )

               



            WPA adalah suatu sistem keamanan pada jaringan wireless yang diciptakan untuk menggantikan kekurangan pada WEP. WPA dianggap lebih aman dan konfigurasinya mudah sehingga diklaim lebih bagus ketimbang WEP.

WPA, seperti halnya WEP, setelah melalui pembuktian konsep dan demonstrasi publik ternyata sangat rentan terhadap intrusi.


    3. WPA2 ( Wi-Fi Protected Access 2 )




            WPA2 adalah upgrade sistem keamanan dari WPA yang diresmikan pada September 2004 sebagai standar keamanan jaringan. Diklaim lebih baik dari WPA karena menggunakan AES ( Advanced Encryption Standard ). Saat ini kerentanan utama terhadap sistem WPA2 adalah ketika penyerang sudah memilik akses ke jaringan WiFi dan dapat memasuki akses tertentu untuk melakukan serangan pada perangkai lain di jaringan yang sama. Oleh karena itu, WPA2 lebih cocok digunakan pada perumahan dibanding jaringan tingkat perusahaan.



     4. Hotspot Login

             


              Hotspot Login adalah sistem keamanan yang mana ketika user ingin login ke suatu Hotspot/Wi-Fi ada sebuah login page yang dimaksudkan agar orang orang tertentu bisa mengakses sebuah Wi-Fi. Contohnya pada Mikrotik, di Mikrotik kita dapat membuat Login Page, MAC Filter, mengatur bandwith, mengatur waktu, dll. 

Kelebihannya adalah Hotspot Login dapat dikostumisasi sedemikian rupa untuk tujuan tertentu seperti komersial maupun non komersial. Kekurangannya adalah bilamana ditemukan bug pada web tersebut yang mengizinkan client mengakses ke jaringan tanpa login dan ditakutkan melakukan hal yang tidak diinginkan. Maka dari itu hadir MAC Filter yang berguna agar, MAC Address tertentu yang bisa mengakses jaringan tersebut. 


       5. Keamanan MAC Address Filtering




               MAC Address Filtering adalah sistem penyaringan yang dapat menentukan perangkat mana yang dapat Anda izinkan untuk mengakses layanan tertentu dan yang ditolak. Dengan MAC Address Filtering ini, Kita dapat menghindari penggunaan layanan Wi-FI secara ilegal oleh perangkat lain, yang alamat mac-nya tidak terkonfigurasi dalam daftar perangkat yang diizinkan





Sumber :

  1. https://www.netspotapp.com/wifi-encryption-and-security.html
  2. http://yhasierthajajhiend.blogspot.com/2014/06/pengertian-wpa-dan-wpa2.html 
  3. https://www.quora.com/What-is-Mac-address-filtering
 

Komentar